Sabtu, 12 Maret 2022

Kisah Mbah Damin, 50 Tahun Lebih Jaga Tradisi Kopi Ethek ( Barter Gabah) Di Desa Pijeran Siman Ponorogo

www.kemlagi.desa.id - Di jaman modern ini, ternyata transaksi system barter (tukar barang) masih ada, salah satunya tradisi Kopi Ethek di desa Pijeran Siman Ponorogo.

Di musim panen padi, para penjual kopi dan jajanan berkeliling menjajakan dagangan untuk di tukar dengan gabah. Uniknya lagi tidak ada patokan khusus dalam transaksi, tapi terserah keikhlasan pemilik lahan. 

Salah satu warga yang setia menjalani profesi ini adalah mbah Damin (70) warga Puthuk Pijeran Siman. ' Saya berjualan sudah lama, sejak jaman padi tinggi di panen pakai ani ani, kira kira habis jaman Gestok 65' tutur Mbah Damin memulai cerita. 

Cerita Mbah Damin di dukung lewat perangkat jualannya yang bertulis PANTJASILA alias ejaan lama. ' Grobok jualan ini sudah dipakai jualan sejak jaman Pak Bung Karno, sudah ganti pemilik 4 kali, dari Mbah Sinto, Mbah Kasan Pathok, Mbah Garut lalu sampai ke saya' urai Mbah Damin. 

"Soal tradisi kopi Ethek ini sudah ada sejak lama sekali, mungkin sudah sejak jaman mbah mbah dulu sekali. Dulu ada banyak yang jualan begini, tapi yang lestari di desa Pijeran sini, sudah jadi ciri khas nya, bisa bertahan sampai kini karena di tata misalnya pak A wilayahnya jualan selatan jalan, B utara jalan' tambah Mbah Damin.

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

0 komentar :