Rabu, 10 Februari 2021

Khofifah Putuskan Semua Daerah di Jatim Berlakukan PPKM Mikro


www.kemlagi.desa.id - Gubernur Jawa Timur Khofifah memutuskan untuk memberlakukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro mulai Selasa (9/2/2021) hingga 22 Februari 2021 mendatang. 

Kebijakan ini berlaku di seluruh daerah atau 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Kebijakan tersebut sesuai Keputusan Gubernur Nomor 188/59/KPTS/013/2021 tentang PPKM Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Provinsi Jawa Timur. 

Pemberlakuan PPKM berbasis mikro sendiri diberlakukan berdasarkan Instruksi Mendagri Nomor 03 Tahun 2021 tanggal 5 Februari 2021. Dalam regulasi tersebut dijelaskan PPKM berbasis mikro hanya untuk 3 wilayah yakni Surabaya Raya (Surabaya, Gresik, Sidoarjo) Madiun Raya (Kabupaten Madiun dan Kota Madiun), dan Malang Raya (Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Batu). 


Namun, dalam aturan tersebut, gubernur diperbolehkan menetapkan daerah sebagai lokasi PPKM mikro sesuai dengan kondisi masing-masing wilayah. "PPKM diberlakukan di seluruh daerah berbasis mikro, yaitu RT dan RW, karena kondisi Covid-19 di masing-masing daerah dinamis agar sama-sama efektif," kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa (9/2/2021). 

Dalam pelaksanaan PPKM mikro, pihaknya bekerja sama dengan TNI dan Polri akan membangun posko di masing-masing kelurahan sebagai pusat koordinasi dan informasi. 

"Semakin kecil unit yang kami batasi pergerakannya, maka makin mungkin bagi kami memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata dia. 

Jatim, kata Khofifah, sudah memetakan zonasi penyebaran Covid-19 hingga tingkat RT sebagai bekal data PPKM Mikro. Dari total 93.206 RT se-Jawa Timur, berdasarkan catatan Polda Jatim per 8 Februari 2021, tercatat ada 210 RT kategori zona merah atau risiko tinggi penularan Covid-19. 

Kemudian, 1.245 RT zona oranye atau kategori sedang penularan Covid-19, dan 10.023 RT zona kuning atau kategori rendah penularan Covid-19, serta 81.730 RT zona hijau atau penularan Covid-19 berhasil dikendalikan. 

Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi

0 komentar :