Selasa, 04 Desember 2018

Cara Menggali Potensi Desa Dengan Kaderisasi

ilustrasi
www.kemlagi.desa.id - Beberapa waktu yang lalu Pemerintah dan Lembaga-lembaga yang ada di Desa Kemlagi telah mengadakan study banding guna meningkatkan kapasitas pemerintah dan kelembagaan di Desa Kemlagi ke Desa Pujon Kidul Kec.Pujon Kab.Malang

Tentunya dari kegiatan tersebut diatas ada beberapa hal yang bisa diterapkan di Desa Kemlagi dan sebaliknya ada hal yang tidak bisa diterapkan sesuai dengan kondisi di Desa Kemlagi.

Satu hal yang patut kita cermati bersama adalah pola pikir masyarakat Desa Pujon Kidul yang merasa bahwa mereka terpanggil untuk berkontribusi pada pembangunan desanya. Hal ini menunjukkan bahwa bidang sumber daya manusia perlu kita kedepankan terlebih dahulu sebelum melangkah pada bidang yang lainnya.

Berikut ini referensi yang semoga bisa membantu kita dalam upaya menjadikan Desa Kemlagi dari kategori desa maju menjadi desa yang mandiri ditahun 2019 (sebagaimana harapan Wakil Bupati Mojokerto Bapak Pungkasiadi).

Cara menggali potensi desa dapat dimulai dari yang paling dekat dan sederhana. Setiap wilayah di Indonesia memiliki potensi yang sama untuk dikembangkan. Meskipun, setiap wilayah memiliki struktur yang berbeda-beda. Namun, pasti ada saja yang dapat dimunculkan dan memiliki nilai potensial. Apalagi, Indonesia terdiri dari berbagai macam adat istiadat dan kekayaan alam yang sangat menarik memiliki ciri khas tersendiri.

Memang bukan hal yang mudah dalam menumbuhkan potensi ekonomi. Seperti saat menanam tumbuhan, kita perlu waktu untuk menunggu masa panen. Begitupun dalam menggali potensi suatu daerah. Perlu adanya pembinaan yang berkelanjutan untuk dapat mengenyam hasil yang manis.

Bagi sebagian besar wisatawan, Indonesia adalah surga. Setiap sudut dinegara ini memiliki keindahan yang sulit untuk dilukiskan. Sangat sayang jika tak dikembangkan. Salah satu bidang ekonomi yang sangat pas untuk mengembangkannya adalah dengan bidang ekonomi kreatif.

Beberapa hal yang masuk dan dapat dikembangkan melalui jalan ekonomi kreatif adalah seni, budaya, teknologi dan pengetahuan. Dengan munculnya ekonomi kreatif ini, dapat menjadi salah satu jalur alternatif dalam mengembangkan dan meningkatkan ekonomi di suatu daerah.

Lihat saja, dengan belasan ribu pulau, ratusan suku bangsa, keaneka ragaman budaya dan kondisi alam di Indonesia ini, semua mampu digali semakin dalam untuk meningkatkan potensi daerah. Belum lagi, setiap daerah di indonesia memiliki banyak ciri dan khas yang unik. Sebut saja, kain.

Disetiap daerah memiliki kain khas sendiri, mulai dari batik, songket, ikat, tenun dan masih banyak lagi. Belum lagi, bangunan dan warisan sejarah. Seperti candi, sendang, gua dan situs pusaka dunia lainnya. adapula kekayaan hayati, baik flora maupun fauna yang langka dan hanya ada di Indonsia.

Dan yang akhir-akhir ini sedang hype adalah pengolahan potensi wisata alam yang dipadukan dengan segala fasilitas unik. Hal ini tak dapat dipisahkan dari kemajuan teknologi. Seperti sosial media, misalnya. Setelah beberapa waktu lalu, wisata alam yang dipadukan dengan wahana permainan ekstrim dan menggugah adrenalin, kini wisata alam yang dikemas dengan arena swafoto yang unik, sedang digandrungi.

Jelinya melihat peluang merupakan salah satu cara menggali potensi desa. Jadi, pertama adalah mengenali daerahnya. Kemudian pahami kebutuhan masyarakat luas. Lalu, buat sesuatu yang menarik. Dan lalukan pemasaran secara luas.

Penanaman Bibit dan Pembinaan

Dalam menjalankan ekonomi kreatif, tentu dibuthkan sumber daya manusia yang memiliki gagasan diluar batas. Kreatifitas memang tak dapat dipisahkan dengan ide atau gagasan yang cemerlang. Untuk itu, dalam membangun ekonomi kreatif, daerah atau desa wajib melakukan kaderisasi.

Kaderisasi merupakan perluasan makna dari kader, yang dapat diartikan sebagai wakil. Jadi, kaderisasi secara umum dapat dimaknai dengan mengambil wakil dari suatu daerah, yang kemudian dibina untuk dapat mengembangkan setiap potensi di daerahnya. Istilahnya, kaderisasi adalah penanaman bibit. Setelah di tanam, tentu harus dirawat dan terus dibina. Diberikan pupuk agar tumbuh secara subur.

Nah, cara menggali potensi desa berikutnya adalah dengan membentuk kader. Salah satu program dalam kaderisasi adalah bagaimana cara agar sumber daya manusia ini dapat melahirkan sesuatu yang memiliki nilai ekonomi. Baik berupa barang maupun jasa.

Untuk itu, pemerintah telah menyipakkan anggaran dana untu setiap desa diseluruh Indonesia. Dana ini dapat dialokasikan untuk mengembangkan potensi desa melalui sumber daya manusia dan sumber daya alamnya. Sehingga, setiap potensi yang ada, sekecil apapun, dapat diolah agar dapat memberi keuntungan ekonomi bagi masyarakat.


Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi