Kamis, 29 November 2018

Pelatihan Evaluasi Perkembangan Desa Kab.Mojokerto Tahun 2018

Pelatihan Epdeskel Kabupaten MojokertoTahun 2018, 29 Nopember 2018
www.kemlagi.desa.id - Pelatihan Evaluasi Perkembangan Desa Tahun 2018 ini diikuti oleh 299 desa yang ada di Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 27 sampai 30 Nopember 2018 di aula SMK Negeri I Dlanggu Kabupaten Mojokerto.  Sehubungan lokasi tempat yang terbatas, maka kegiatan ini dibagi menjadi 3 (tiga) gelombang.

Untuk Desa Kemlagi sendiri bersama desa-desa lain diwilayah Kecamatan Kemlagi, mengikuti kegiatan ini pada hari Kamis, 29 Nopember 2018.

Suhartono, SH.MM - Sekretaris DPMD Kabupaten Mojokerto
Tahun 2019 diharap ada 20 sampai 30 desa di Kabupaten Mojokerto yang masuk kategori desa mandiri

Harapan Bapak Wakil Bupati Mojokerto bahwa untuk tahun 2019 mendatang diharap ada 20 sampai dengan 30 desa di Kabupaten Mojokerto menjadi desa mandiri. Pesan Bapak Wakil Bupati tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPMD Kab. Mojokerto Suhartono, SH,MM pada kegiatan kali ini.  

Lebih lanjut Suhartono, SH.MM menyampaikan bahwa pada tahun 2018 ini ada 21 desa Kabupaten Mojokerto yang masuk kategori Desa Maju (termasuk Desa Kemlagi - redaksi) dan ditambah 9 desa yang memiliki nilai IDM (Indeks Desa Membangun), sehingga total ada 30 desa yang diharapkan tahun 2019 menjadi Desa Mandiri. 

Permendagri dan Permendes

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 81 Tahun 2015 tentang Evaluasi Perkembangan Desa dan Kelurahan dan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 2 Tahun 2016 tentang Indeks Desa Membangun, merupakan alat ukur untuk mengevaluasi tingkat perkembangan desa.

Menuju Desa Mandiri

Pada kesempatan tersebut Suhartono, SH.MM disamping selaku Sekretaris DPMD Kab. Mojokerto, yang bersangkutan juga sebagai narasumber pada pelatihan hari ini, memberikan jurus jitu atau resep agar desa-desa di Kabupaten Mojokerto ini bisa segera menjadi desa yang lebih baik atau naik strata, misalnya yang semula desa maju menjadi desa mandiri.

Harapan-harapan Suhartono, SH.MM tersebut, meliputi :
  • Perlunya updating profil desa atau prodeskel;
  • Peran aktif Pendamping Lokal Desa (PLD) maupun Pendamping Desa (PD) lebih ditingkatkan lagi dalam evaluasi perkembangan desa;
  • Prosentase pembangunan bidang pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa lebih ditingkatkan;
  • Peningkatan pengembangan BUMDes;
  • Pengupayaan warga kurang mampu yang belum miliki BPJS Kesehatan (jalur PBI);
  • Pembentukan tim tanggap bencana tingkat desa, dan lain-lain
Dikabarkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi