Sabtu, 23 Desember 2017

Sinau Bareng Cak Nun : Sawung Miyak Prahara

Sinau Bareng Cak Nun
www.kemlagi.desa.id – Kegiatan Ngaji Bareng Cak Nun beserta Kyai Kanjeng ini dilaksanakan di Desa Gembongan Kec.Gedeg Kab.Mojokerto pada hari Kamis, 21 Desember 2017 tepatnya di lapangan Desa Gembongan dalam rangka Ruwat Desa yang beri thema “Sawung Miyak Prahara”

Menarik thema yang diusung pada acara ini. Menurut Kepala Desa Gembongan, bahwa yang dimaksud sawung adalah ayam jago dan miyak adalah memisahkan atau menanggulangi sedangkan prahara adalah lebih diartikan sebagai suatu permasalahan atau problematika.  Menurut Kepala Desa Gembongan inti dari thema ruwat desa ini  adalah setidaknya kita harus bisa jadi sawung yang miyak prahara bagi diri kita sendiri.

Menurut Cak Nun, prahara yang dimaksud lebih kepada menurunya moralitas manusia saat ini. Salah satu penyakit yang sekarang ini jadi musuh kita bersama adalah narkoba, dan narkoba itu bukan pada suatu kejahatan tetapi lebih kepada suatu kebodohan.  Dikatakan narkoba itu suatu kebodohan karena dengan mengkonsumsi narkoba berarti dia merusak dirinya sendiri, membunuh potensi yang ada pada diri sendiri, pikiran dan hatinya jadi tidak karuan.

Disamping narkoba juga ada lagi para pemuda kita yang suka mabuk-mabukan.  Untuk yang satu ini Cak Nun memberikan solusi agar kegiatan ini diganti dengan mabuk yang positif, artinya dengan selalu berdikir kepada Allah SWT, bisa juga dengan berkontemplasi.

Kemudian Cak Nun menyampaikan bahwa prahara yang dialami bangsa ini lebih disebabkan oleh pemahaman yang sempit terhadap ajaran Islam dan pendidikan modern barat yang tidak sesuai dengan budaya bangsa.

Permainan Culbak Suweng
Pada kesempatan tersebut Cak Nun beserta Kyai Kanjeng-nya juga berikan alternative problem solving atas prahara-prahara atau permasalahan yang kita alami bersama saat ini adalah dengan menggali kembali budaya atau permainan masa lalu yang kalau kita rasakan terkandung makna yang dalam dari beberapa permainan tersebut. 

Permaianan Tembang
Menurut Cak Nun dengan adanya permainan jaman dulu yang kita miliki, maka kalau kita ajarkan pada saat ini manfaatnya yang bisa kita petik adalah kerukunan dan rasa kebersamaan serta menghormati keberagaman.

Permainan Jamuran
Menurut Cak Nun lagi bahwa untuk mensosialisasikan atau memasyarakatkan sesuatu yang baik, maka diperlukan sarana dan prasarana untuk mengajak masyarakat kita kepada sesuatu yang baik tersebut. Artinya dengan adanya budaya misalnya permaianan kita pada jaman dahulu seperti yang kita sebutkan diatas, bisa kita hidupkan kembali pada saat ini sebagai wadah untuk mensosialisasikan atau mengajak masyarakat kita untuk membangun.

Diposting oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi