Minggu, 08 Oktober 2017

Ini Harapan Mensos kepada Karang Taruna

Menteri Sosial dalam suatu acara
www.kemlagi.desa.id - Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa berharap kalangan pemuda yang tergabung dalam organisasi Sosial Karang Taruna menjadi penyelesaian berbagai masalah. Pihaknya berharap lewat Karang Taruna ini bisa mengubah para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial menjadi lebih baik.

Hal tersebut diutarakan Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri peringatan Bulan Bhakti Karang Taruna di Desa Sambungrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

“Bulan Bhakti Karang Taruna ini sudah berjalan di berbagai daerah seluruh Indonesia. Mulai kabupaten itu sendiri, maupun provinsi yang ada, kemudian dilanjutkan ke kota/kabupaten masing-masing. Beberapa waktu lalu saya juga hadir di Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan sekarang di Sidoarjo,” ucapnya Sabtu, (07/10/2017).

Dikatakannya, ini menjadi harapan terbesar yang sesuai dengan Permensos Nomor 77 tahun 2010, yakni tentang pedoman dasar Karang Taruna.

“Jadi, sudah saatnya adanya revitalisasi fungsi Karang Taruna sebagai lini terdepan untuk menyelesaikan berbagai persoalan. Salah satunya Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS),” harapnya.

Bukan tidak mungkin, lanjut Menteri Sosial Indonesia ke-27 ini, karena sampai hari ini program prioritas  PMKS secara Nasional ialah penurunan angka kemiskinan. Selain itu, pihaknya juga menawarkan kepada pemuda Karang taruna, bahwasanya mulai malam ini sudah dibuka pendaftaran pendamping PKH secara online.

“Malam ini sudah dibuka secara online. Mungkin ada yang minat menjadi pendamping PKH, supervisor, operator, atau koordinator kabupaten maupun wilayah. Setidaknya ini menjadi kesempatan emas bagi mereka untuk menjadi lini terdepan dalam penanganan fakir miskin,” jelasnya.
Lebih lanjut dijelaskan wanita 52 tahun ini, 1, dari 26 PMKS untuk Fakir miskin menurut saya adalah Karang Taruna.

Kedua, lanjut Khofifah, Indonesia saat ini sedang memasuki usia muda yang sedang menggelembung. Sehingga dibutuhkan maksimalisasi dari energi positif dan produktifitas kalangan pemuda.

“Makanya, kalangan muda dari daerah dan Desa mulai di “create”. Nah, artinya karena karang taruna yang dibentuk dari Desa dan Kelurahan sudah seharusnya mempunyai peran, agar dana Desa bisa dimanfaatkan dengan baik dan bisa produktif,” pungkasnya.

Diposting oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi