Sabtu, 06 Mei 2017

Workshop Pengelolaan Keuangan, Aset dan BumDes Tahun 2017

Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, membuka acara Workshop Pengelolaan Keuangan, Aset dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tahun 2017
www.kemlagi.desa.id - Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa, membuka acara Workshop Pengelolaan Keuangan, Aset dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tahun 2017, oleh Pusdiklat Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan (KNPK) Kementrian Keuangan, Jumat (5/5) pagi di Pendopo Graha Majatama.

Kepala Bidang Renbang Pusdiklat KNPK, Ilhan Lasahido, dalam laporan sambutan menjelaskan tujuan diadakannya workshop, yakni sebagai upaya memberi pemahaman dan keterampilan perangkat desa dalam mengelola keuangan.

Lasahido juga menambahkan bahwa workshop ini, dimaksudkan untuk memberi keterampilan pengelolaan keuangan desa berbasis aplikasi.

“Workshop dimaksudkan untuk memberi pemahaman tentang pengelolaan keuangan desa dan BUMDes bagi para perangkatnya, juga ketrampilan mengelola keuangan menggunakan basis aplikasi,” jelas Lasahido.

Bupati dalam sambutannya menegaskan untuk semua aparatur desa, agar tidak ragu-ragu dalam proses pengelolaan keuangan. Jika tertib administrasi dan paham tata cara pelaksanaannya, maka proses pengelolaan keuangan dipastikan lancar.

Dirinya juga berharap dengan diadakannya workshop pengelolaan keuangan desa menggunakan aplikasi ini akan mensinergikan semua pihak baik masyarakat, Pemerintah Daerah dengan pusat.

“Saya minta kepada para aparatur pelaksana pemerintahan di desa, agar tidak ragu-ragu dalam menjalankan pengelolaan keuangannya. Jika tertib administrasi dan paham pelaksanaan, saya kira semuanya bisa berjalan lancar. Workshop Pengelolaan Keuangan, Aset dan BUMDes serta pengelolaan keuangan desa menggunakan aplikasi pada hari ini, merupakan kesempatan untuk mensinergikan semua pihak mulai dari masyarakat, Pemerintah Daerah hingga ke pusat (bottom up),” papar bupati.

Bupati juga menekankan bahwa akuntabilitas merupakan hal yang sangat penting dalam penyelenggaraan pemerintah desa. Sekali lagi Ia mengingatkan pada seluruh aparatur desa, agar mengerjakan segala sesuatunya dengan transparan dan akuntabel.

Baginya akuntabilitas merupakan bukti jika penyelenggaraan pemerintah desa telah dilaksanakan dengan baik. Akuntabilitas akan semakin membaik jika didukung suatu sistem akuntansi yang transparan dan menghasilkan informasi yang akurat, handal, tepat waktu, serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selanjutnya dilakukan penyerahan plakat dari Pusdiklat KNPK kepada bupati Mojokerto, serta penandatanganan pakta integritas yang diwakili oleh Kepala Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas dan Kepala Desa Seduri, Kecamatan Mojosari. Hadir juga dalam acara ini Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, serta Bupati Bangli, I Made Gianyar.

Workhsop ini diisi pula dengan ceramah umum bertajuk “Desa dan Martabat Kita sebagai Bangsa” oleh Kepala Pusdiklat Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan, Lalu Hendry Yujana, serta materi tentang Pengelolaan Keuangan, Aset dan BUMDes oleh Widyaiswara Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) yakni Nur Hendrastuti dan Sumini.

Dilaporkan oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi