Jumat, 07 April 2017

Ciri-Ciri Penyakit Tipes

Salmonella Thyphi
www.kemlagi.desa.id - Pada saat cuaca atau kondisi yang tidak menentu seperti sekarang ini, maka kita diharapkan  waspada terhadap kesehatan diri dan lingkungan kita.  Karena dibeberapa daerah ada beberapa warganya yang sedang mengalami sakit diantaranya adalah karena penyakit tipes, maka ada baiknya jika postingan kali ini kita akan membahas tentang penyakit tipes.

Dalam istilah kedokteran penyakit tipes disebut dengan Demam tifoid atau typhoid fever. Penyakit ini merupakan infeksi bakteri keseluruh tubuh sehingga dapat mempengaruhi fungsi organ yang ada.

Penyakit tipes memiliki sebuah gejala dan ciri-ciri, sehingga kita dapat segera mengambil tindakan untuk segera ditangani, karena apabila dibiarkan maka maka bisa menimbulkan resiko yang lebih serius.

Bakteri yang menyebabkan penyakit tipes yaitu Salmonella Thyphi, bakteri dapat menular melalui tinja dan urine atau makanan dan minuman yang telah terkontaminasi. Ketika seseorang terinfeksi bakteri salomonella thyphi ini maka akan timbul gejala tipes.

Gejala tipes akan muncul satu-dua minggu setelah terinfeksi bakteri. Oleh karenanya, kita perlu mengenali ciri-ciri penyakit tipes, dengan begitu bisa segera mendapatkan tindakan medis lebih awal. Penyakit tipes ini juga termasuk salah satu jenis penyakit yang ditanggung BPJS Kesehatan.

Berikut ini adalah Ciri-Ciri Seseorang terkena penyakti tipes :
  • Mengalami Demam Tinggi
  • Mengalami Sembelit / Diare
  • Sakit Kepala
  • Sakit Perut
  • Nafus makan Berkurang
  • Lemes
  • Pegal-pegal
  • Keluar Bintik-Bintik Merah Kecil
  • Nyeri pada Otot
Ketika anda merasakan salah satu yang telah kami sebutkan diatas maka segeralah periksakan diri ke dokter. Ketika telah mendapatkan pengobatan maka dalam kurun waktu 3-5 hari maka ciri-ciri penyakit tipes seperti yang disebutkan diatas akan segera membaik.

Penyakit Tifus atau Tipes merupakan jenis penyakit yang sering dialami manusia terutama anak-anak, penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Salmonella Typhi. Jika tidak segera ditangani maka dampak dari penyakit ini dapat menyebabkan kematian.

Tifus atau Demam Tifoid adalah salah satu jenis penyakit yang dapat menular, penularan penyakit ini dapat melalui makanan dan minuman, atau kontak langsung dengan penderita penyakit tifus. Pada tahun 2000 terdapat sebuah kasus tifus (tipes) yang diperkirakan telah menyebabkan kematikan sekitar 20.000 orang pertahun.

Seseorang yang menderita atau terinfeksi bakteri Salmonella typhi pada minggu ke 1-3 akan mengalami gejala seperti :  Sakit Kepala, Sakit Perut, Diare, hingga Demam tinggi yang dapat mencapai 39°C-40°C. Ketika anda mengalami gejala-gejala tersebut maka segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut, jika tidak segera ditangani kondisi kesehatan anda akan memburuk.

Penyebab Penyakit Tifus (Tipes) 
Seperti yang telah kami jelaskan di atas,penyakit tifus disebabkan oleh infeksi bakteri salmonella typhi yang masuk kedalam usus melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Kemudian bakteri berkembang biak didalam pembuluh darah dan kelenjar getah bening.

Penyebab yang sering terjadi yaitu penularan melalui sumber air yang terkontaminasi tinja (dari orang yang lebih dulu terinfeksi), yang mana air tersebut dikonsumsi atau digunakan untuk mencici makanan. Penularan juga bisa melalui makanan yang pernah disentuh oleh penderita tifus.

Bakteri yang berada pada makanan atau air akan masuk kedalam sistem pencernaan, sehingga seseorang akan mengalami gejala atau gangguan kesehatan akibat perkembang biakan bakteri tersebut.

Gejala Penyakit Tipes (Tifus)
Bakteri penyebab tipes akan mengalami inkubasi selama 7 – 14 hari i dalam tubuh, rentan waktu antara masuknya bakteri hingga gejala pertama muncul. Ketika gejala pertama muncul maka anda harus segera berobat agar penyakit tifus bisa segera disembuhkan. Anda bisa berobat menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

Gejala – Gejala Umum yang dapat dirasakan antara lain :
  • Demam hingga 39°C-40°C.
  • Otot terasa sakit
  • Sakit kepala
  • Merasa lemas
  • Kelelahan
  • Hilang nafsu makan
  • Anak-anak sering mengalami diare
  • Muncul ruam pada kulit berupa bintik-bintik kecil berwarna merah muda.
Minggu pertama:
  • Demam. Awalnya tidak tinggi, kemudian meningkat menjadi 39°C-40°C
  • Sakit kepala
  • Lemas dan kelelahan
  • Batuk kering
  • Kehilangan nafsu makan
  • Sakit perut
  • Diare atau sembelit
  • Ruam pada kulit
Minggu kedua:
  • Jika tidak segera ditangani, Anda akan memasuki stadium kedua dengan gejala:
  • Demam tinggi yang masih berlanjut
  • Diare atau sembelit parah
  • Penurunan berat badan
  • Perut sangat kembung
Minggu ketiga:
  • Anda mungkin akan mengigau dan mulai kebingungan
  • Berbaring lemas dan kelelahan dengan mata setengah terbuka
Minggu keempat:
  • Demam menurun perlahan-lahan
  • Namun gejala bisa terasa kembali setelah 2 minggu mereda
Sumber https://www.panduanbpjs.com/
Diposting oleh Tim Pengelola Informasi Desa Kemlagi