Sabtu, 11 Februari 2017

Mengapa Ibu-ibu Warga Desa Kemlagi Takut Diperiksa Pap Smear ?

https://ci5.googleusercontent.com/proxy/3XpYEC5EtLaRMEjeUJe3wzKi5SkPcASxY4EeyPY0BxcogjO47LIisnPoq7GU50CqiW5KCHOnbSY3rEXs3HiOU1kRe5g6xz-jwzbEhsHISwBZ5IZdQSjNeviBgIzv1Pk9ayDk7h0SD3sKIA-dlNR24bmrPl0jT5Zu3rLcj8IWz4gGtdCmMbA0C0Ig-w=s0-d-e1-ft#https://i1.wp.com/www.panduanbpjs.com/wp-content/uploads/2017/02/pap-smear-ditanggung-bpjs.png?resize=710%2C410&ssl=1
Pemeriksaan Pap Smear
www.kemlagi.desa.id -  Sebetulnya pagi itu hari Rabu, 8 Pebruari 2017 adalah pemeriksaan gratis pap smear dari Dinkes Kab.Mojokerto yang oleh Kecamatan Kemlagi pinjam tempat di Balai Desa Kemlagi.  Beberapa hari sebelumnya sudah di-informasikan kepada warga yang mau memeriksakan diri (pap smear) secara gratis untuk datang di Balai Desa Kemlagi pada tanggal tersebut.

Informasi awal adalah satu desa untuk satu warga yang memeriksakan diri (tentunya yang sudah miliki kartu BPJS Kesehatan atau KIS), namun begitu petugas datang dan kegiatan mulai dilaksanakan, ternyata kegiatan ini diharapkan sebanyak mungkin kaum ibu yang memeriksakan diri.

Dari satu warga Desa Kemlagi yang telah diperiksa oleh petugas, maka yang bersangkutan akhirnya mengajak warga sekitar Balai Desa Kemlagi untuk ikut kegiatan ini, dan alhamdulillah akhirnya ada 5 (lima) ibu yang bersedia untuk diperiksa bersama ibu-ibu yang berasal dari luar Desa Kemlagi. Namun ada juga warga yang takut untuk diperiksa dengan alasan macam-macam dan yang lebih mengherankan lagi adalah takut diperiksa kalau nanti hasilnya beneran atau tahu-tahu memang punya penyakit.

Untuk itulah melalui postingan ini diharapkan agar masyarakat kita lebih peduli terhadap kesehatan pribadi dan lingkungannya, dan tentunya merupakan tugas kita semua untuk mensosialisasikan pentingnya pemeriksaan pap smear untuk cegah kanker serviks. 

Mengapa begitu penting pemeriksaan (pap smear) ini ?  

Pap Smear merupakan sebuah tes yang dilakukan medis untuk mendeteksi kanker serviks dengan memeriksa kesehatan sel-sel pada leher rahim (serviks) dan vagina. Sel-sel akan dikumpulkan dan akan dilakukan pengujian dilaboratorium untuk pemeriksaan mikroskopis. Pap smear sangat dianjurkan dilakukan oleh wanita sebagai bentuk pencegahan terjadinya kanker serviks.

Perlu diketahui bahwa tindakan pencegahan ini sangat penting dilakukan sejak dini agar anda (seorang perempuan) dapat terhindar dari penyakit kanker serviks, karena kanker serviks merupakan salah satu jenis kanker berbahaya nomor dua yang menyerang wanita.

Menurut para ahli, wanita berusia 21 tahun ke atas sebaiknya melakukan pap smear secara rutin terutama bagi yang sudah pernah melakukan hubungan suami-istri, maka harus melakukan tes ini.

Sayangnya, banyak wanita di Indonesia yang tidak rutin memeriksakan diri untuk melakukan pap smear. Karena sekarang anda sudah tahu bahwa pap smear itu penting untuk memeriksa kesehatan leher rahim anda dan untuk mendeteksi adanya kanker serviks sedini mungkin terhadap kaum wanita.

Apa Penyebab Kanker Serviks itu ?

Kanker Ganas yang mengancam para wanita setelah kanker payudara adalah Kanker Serviks, kanker ini disebabkan oleh Virus HPV. Ada sekitar 15 jenis HPV yang berpotensi menyebabkan kanker serviks, kanker ini dapat menyebabkan kematian bagi penderitanya. 

2 Jenis virus HPV yang paling umum adalah HPV 16 dan HPV 18 sekitar 70% menyerang wanita. Virus HPV tipe 16 dan 18 ini dapat berpindah dan menyebar dengan sangat mudah, maka dari itu para wanita harus berhati-hati terhadap virus ini, karena penyebarannya tidak hanya melalui cairan saja, bahkan hanya dengan bersentuhan virus ini dapat langsung menyebar.

Hal yang diperhatikan ketika anda menggunakan WC Umum, sangat dimungkinkan virus HPV berada disana, karena anda banyak orang yang menggunakannya apalagi jika WC tersebut tidak dibersihkan dengan benar.

Virus ini sendiri bisa tetap berada di dalam tubuh dengan atau tanpa penanganan. Belum ada obat yang diketahui bisa menyembuhkan infeksi HPV. 

Kebiasan tertentu juga dapat menyebabkan terjangkitnya kanker serviks, seperti memiliki kebiasaan merokok, kurang asupan vitamin khususnya Vitamin e dan c, serta kurang asupan asam folat.
Hubungan intim pada usia dini (kurang dari 16 tahun) juga dapat menyebabkan kanker serviks , terlebih lagi jika melakukan hubungan intim dengan bergonta – ganti pasangan (seks bebas) justru ini beresiko lebih besar terkena kanker serviks.

Faktor lain penyebab kanker serviks adalah adanya keturunan kanker, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang sangat lama, terlalu sering melahirkan.

Sumber https://www.panduanbpjs.com