Kamis, 16 Februari 2017

ADD Belum Cair, Sejumlah Desa Manfaatkan Dana Talangan


ADD belum cair
Kediri (beritajatim.com) - Alokasi Dana Desa atau ADD dan dana desa (DD) hingga bulan Februari tahun ini belum cair. Untuk biaya operasional pelayanan kepada masyarakat, pihak desa di Kabupaten Kediri terpaksa menggunakan dana talangan dari pendapat asli desa.

Meskipun ADD dan DD belum cair, namun pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan. Sejumlah desa memanfaatkan dana talangan untuk mencukupi kebutuhan operasional. Biasanya, dana desa baru cair sekitar Maret maupun April. Dana itu digunakan untuk kebutuhan biaya operasional pelayanan surat menyurat, upah tenaga kebersihan, tenaga IT dan kebutuhan lainnya.

Seperti di Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri ini misalnya. Biasanya untuk biaya operasional sekitar Rp 2 juta, diambilkan dari dana talangan pendapatan asli desa berupa sewa ruko. Ada juga di desa lain dengan menggunakan dana talangan sewa tanah kas desa.

Baca juga Juknis belum turun, begini cara Kades siasati APBDes

"Dalam kondisi apapun pelayanan masyarakat harus tetap berjalan. Untuk dana desa sesuai informasi akan naik jumlahnya, tetapi nilainya masih belum tahu pasti. 

Kenaikan dana desa nanti juga diimbangi dengan pelayanan salah satunya menyediakan tenaga IT minimal dua orang. Dengan begitu data di desa dengan pemerintah daerah saling menyambung," ujar Kepala Desa Jongbiru Nuraikan, Kamis (9/2/2017).

Praktis, pelayanan administrasi mulai dari pembuatan akta kelahiran dan kartu keluarga bisa dibuat di tingkat desa. Hal senada dikatakan Pelaksana Tugas Camat Gampengrejo Eko Wahyono. 

Menurutnya, sejauh ini, tenaga perangkat desa sudah dilatih oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) setempat. Untuk pengurusan administrasi kependudukan lewat desa diperkirakan pertengahan tahun ini sudah bisa terlaksana.