Minggu, 27 November 2016

Delapan Desa Transmigrasi di Pohuwato Jadi Percontohan Desa "Online"

http://assets.kompas.com/data/photo/2014/10/12/1548126shopping1780x390.jpg
ilustrasi
GORONTALO, KOMPAS.com –  Sebanyak delapan desa di Kabupaten Pohuwato menjadi percontohan program desa online.Semua desa itu adalah desa yang penduduknya merupakan warga transmigrasi asal berbagai daerah di pulau Jawa, Bali, serta warga lokal.

Kedelapan desa tersebut adalah Panca Karsa 1, Panca Karsa 2, Malango, Makarti Jaya, Tirto Asri, Kalimas, Puncak Jaya di Kecamatan Taluditi dan Desa Manunggal Karya di Kecamatan Randangan.

Semua desa tersebut sudah memiliki situs sesuai dengan nama desa, seperti www.tirtoasri.desa.id yang mulai menampilkan kegiatan dan potensi desanya. Demikian juga desa-desa yang lain.

“Kami dilatih untuk menggunakan aplikasi internet oleh Kementerian Kominfo untuk pembuatan dan cara menulis berita atau informasi untuk mengisi” kata Mariana (24), operator profile desa Panca Karsa 1, Minggu (27/11/2016).

Dalam website yang dikelola Mariana ini menampilkan profil desa Panca Karsa dan potensinya. Produk unggulan dan potensi desa di kawasan transmigrasi yang dipublikasikan ini diharapkan dapat mengangkat perekonomian desa dan kesejahteraan masyarakatnya.

Di desa-desa itu, sektor pertanian dan peternakan menjadi unggulan warganya. Selain itu keindahan alam dan budayanya juga diharapkan akan mendorong sektor pariwisata.

Selain mendapat pembekalan dari Kementerian Kominfo, para operator website juga mendapat pelatihan jurnalisme warga dari Burung Indonesia, sebuah lembaga nirlaba yang bergerak dalam bidang konservasi.

“Kami berharap ada kerja sama perdagangan atau lainnya dengan pihak lain setelah mengetahui potensi dan unggulan desa kami,” ujar Marian