Rabu, 02 November 2016

Bentuk Tim Saber Pungli, Inspektorat Kab.Mojokerto Turun Tangan

http://radarmojokerto.jawapos.com/imgs/2016/10/2220_19037_Pungli_IST.jpg
ilustrasi
MOJOKERTO – Inspektorat Kabupaten Mojokerto dalam waktu dekat bakal membentuk tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) di wilayahnya. Tim ini akan melakukan investigasi dan penanganan serius terhadap para pelaku pungli. 


Inspektur Kabupaten Mojokerto Bambang Wahyuadi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya rencana pembentukan Saber Pungli tersebut.

Ia menuturkan, institusinya baru saja mengantongi Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) Nomor 5 tahun 2016 tentang Pemberantasan Praktik Pungli dalam melaksanakan tugas dan fungsi instansi pemerintah.

’’Sekarang masih proses,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Mojokerto, Rabu (26/10) Dikatakan Bambang, dalam surat tertanggal 17 Oktober itu, tim Saber Pungli memiliki sejumlah tugas penting. Yakni mengidentifikasi area yang berpotensi terjadinya pungutan liar, dan mengambil langkah-langkah efektif untuk memberantasnya.

Kedua, investigasi mendalam harus dilakukan untuk menjerat oknum dan menjaring keterlibatan pelaku serta memberikan tindakan tegas. Dan untuk memberikan efek jera terhadap para pelaku, tim Saber Pungli bisa mengumumkan hasil temuan dan penindakan.Dengan langkah itu, diharapkan mampu memberikan rasa takut bagi pegawai yang lain agar tak melakukan perbuatan yang sama. ’’Semua harus transparan. Termasuk memberikan akses yang mudah kepada mayarakat terhadap laporan keberadaan pungli,’’ tegas Bambang.

Sementara itu, di Pemkab Mojokerto, pelayanan terhadap masyarakat yang berani blak-blakkan hanya terjadi di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) saja. Segala bentuk pelayanan di kantor ini dipastikan gratis.

Di depan kantor ini, terpampang tulisan ’’GRATIS’’ untuk setiap pelayanan yang dilakukan masyarakat. Mulai dari surat kuning, rekomendasi calon tenaga kerja, Pencatatan perjanjian kerja antarwaktu tertentu, dan pelayanan lainnya.

’’Saya mendukung pemerintah. Saber pungli memang harus benar-benar diterapkan,’’ katanya Kadisnakertrans Tri Mulyanto. Dengan pemasangan tulisan itu, diharapkan Tri, mampu membentengi masyarakat yang membutuhkan pelayanan di kantornya. ’’Juga, bisa membuat malu kepada oknum yang masih berani meminta pungli itu,’’ paparnya.

Langkah pembentukan Saber Pungli, sebelumnya sudah diungkapkan Bupati Mojokerto Mustofa Kamal Pasa. Awal pekan lalu, ia mengaku malu setelah ditegur oleh keluarganya sendiri saat hendak mengurus surat menyurat di kantor pemerintah.

Yang lebih memprihatinkan, oknum pejabat justru memanfaatkan kebesaran nama MKP untuk mencari keuntungan pribadi.