Kamis, 06 Oktober 2016

Sebanyak 10 Juta Belum Rekam, Kebutuhan Blangko KTP el Tercukupi

http://www.kemendagri.go.id/media/article/images/2016/10/04/z/u/zudan-arif-fakrulloh_1.jpg
Dirjen Dukcapil Kemendagri,Zudan Arif Fakrulloh
JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kepndudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) mendapatkan data sebanyak 10 juta jiwa masyarakat Indonesia yang belum merekam data KTP el.

Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan , per tanggal 30 September ini terdapat sebanyak lima juta perekaman baru. Menurut dia, saat ini secara perhitungan nasional perekaman data KTP el sudah mencapai angka 92-93 persen.

“Alhamdulillah ada peningkatan signifikan. Sisa perekaman, per 30 September kemarin dapat 5 juta perekaman baru. Sekarang wajib rekam dan belum rekam, tinggal 10 juta. Ini sudah mencapai 92-93 persen secara nasional,” ungkap Zudan di Jakarta, Selasa (4/10).

Zudan menambahkan, dari yang merekam data tersebut, ada sebanyak 170 ribu yang memiliki data ganda.

Sementara itu, terkait dengan pembatalan pemangkasan anggaran untuk kebutuhan KTP el, saat ini Kemendagri akan memprioritaskan untuk kebutuhan

“Dana kemendagri sekarang sudah dibuka oleh kemenkeu, kami akan gunakan buat beli blanko KTP El sebanyak 17 juta. Cukup untuk penuhi yang 10 juta belum merekam. Mudah-mudahan  tahun ini selesai,” harap Zudan.

Disamping itu, terkait akte kelahiran, target nasional yakni sebesar 77,5 persen untuk tahun ini juga sudah terpenuhi.

“Target nasional untuk Desember sudah tercapai di bulan Agustus. Tahun ini kan targetnya 77,5 persen. Itu sudah terpenuhi. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih tercapai lagi,” tutup Zudan.