Minggu, 19 Juni 2016

Bupati Boyolali Apresiasi BPKP atas Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES)

http://www.bpkp.go.id/public/upload/penulis/jateng1/images/boyolgif.gif
Pertemuan Bupati Boyolali dan Perwakilan BPKP
Boyolali (14/6), bertempat di Ruang Nakula Kantor Bupati Boyolali, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah, Samono, bersilaturahmi ke Bupati Boyolali, sekaligus sebagai kunjungan kerja pertama ke mitra kerja Pemerintah Daerah, sejak dilantik pada 3 Juni 2016. Dalam kunjungan tersebut Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah didampingi Kepala Bidang Akuntabilitas Pemerintah Daerah Perwakilan BPKP Jateng, Muh Sugeng, beserta dua Tim SISKEUDES.

Sementara itu Bupati Boyolali, Seno Samudro didampingi oleh Asisten 1 dan Asisten 2, Sekda Boyolali, Inspektur Kab Boyolali, Kepala DPPKAD, Sekretaris DPRD, Kepala Bapermasdes, Kepala Bagian Pemdes Setda, serta Kepala Bidang Aset DPPKAD Kab Boyolali.

Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah Samono, menyampaikan maksud kunjungan ke Kabupaten Boyolali sebagai perkenalan kepada mitra BPKP. Samono menyampaikan, “BPKP siap mendukung program-program terkait dengan Nawacita membangun Indonesia dari pinggiran, antara lain dengan penerapan SISKEUDES (Sistem Keuangan Desa), sehingga tata kelola keuangan di setiap desa diharapkan akan lebih transparan dan akuntabel,” papar Samono.

Bupati Boyolali, Seno Samudro memberikan apresiasi atas Aplikasi SISKEUDES sebagai piranti tata kelola keuangan desa yang dikembangkan oleh BPKP. Selain aplikasi tersebut produk BPKP yang sudah digunakan terlebih dahulu oleh Pemkab Boyolali, yaitu SIMDA Keuangan, SIMDA BMD, SIMDA Pendapatan dan SIMDA Gaji.

Hal lain yang disampaikan adalah mengenai perkembangan pembangunan di Boyolali yang sudah dilakukan dan merupakan impian besar ke depan untuk menjadikan Boyolali sebagai “smart city.” Lebih lanjut, Bupati menyampaikan, “dengan Aplikasi SISKEUDES, diharapkan tata kelola keuangan desa dapat berjalan sesuai aturan, sehingga tidak ada Kepala Desa yang tersangkut dengan kasus hukum,” papar Seno Samudro.

Lebih lanjut dijelaskan pula dengan melihat kondisi SDM Desa yang beragam, perlu adanya regulasi dan Bimtek/pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pemahaman pengelola keuangan desa.  Pelatihan pengelola keuangan desa dengan SISKEUDES  telah dilaksanakan oleh Tim Satgas Kabupaten Boyolali dengan bimbingan Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah kepada 261 Desa di 19 Kecamatan dengan output APBD Desa Tahun 2016.

Bupati Seno Samudro juga menyampaikan permintaan dukungan kepada Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Jateng untuk mengawal Implementasi SISKEUDES di Kabupaten Boyolali, sehingga Laporan Keuangan Desa Tahun 2016 dan APBD Desa Tahun 2017 dapat dihasilkan dari Aplikasi SISKEUDES. Bupati juga menyampaikan rencana untuk Launching SISKEUDES di Kabupaten Boyolali pada acara Seminar/Wokshop Nasional pada Bulan Desember 2016.

Di akhir sambutan Bupati Seno Samudro menyampaikan Piagam Penghargaan Bupati No 983.3/0654/11/2016 kepada BPKP khususnya Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah atas perannya dalam mendampingi tata kelola keuangan daerah selama ini, sehingga Kabupaten Boyolali dapat mempertahankan opini BPK atas LKPD Wajar Tanpa Pengecualian untuk yang ke 5 kalinya. Bupati berharap kerjasama tersebut dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan di masa yang akan datang.