Kamis, 24 Maret 2016

Mei, Tahapan Rasionalisasi PNS akan Dimulai

http://kilastimor.com/wp-content/uploads/2016/03/Yuddy-Chrisnandi-500x505.jpg
Menpan-RB Yuddy Chrisnandi
JAKARTA, Kilastimor.com-Pemerintah tidak main-main dengan program rasionalisasi dan pemberhentian PNS berijazah SD-SMA. Tahapan pemangkasan jumlah PNS akan dimulai Mei 2016, dengan melakukan audit organisasi, disusul dengan pemetaan SDM, dan penilaian kinerja. Hasil penilaian akan dirangking, PNS dengan kinerja terburuk akan dirumahkan.

Hal ini akan disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Re‎formasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi di hadapan para Sekretaris Daerah Provinsi se-Indonesia di kantor Kemenpan-RB, Selasa (8/3).

Dia jelaskan, sebenarnya porsi belanja pegawai di APBN sudah turun, yakni 33,8 persen‎. Hanya saja, menurutnya, angka itu masih tinggi dan harus diturunkan lagi.Cara menurunkannya, kata Yuudy, salah satunya dengan cara mengurangi pegawai yang dinilai tidak punya kualifikasi, kinerja buruk serta tidak kompeten.

Terlebih lagi, untuk tingkat daerah, belanja pegawai masih cukup besar. Yuddy menyebut 134 daerah yang belanja pegawainya di atas 50 persen dan beberapa di atas 70 persen. Yuddy mengatakan, kebijakan rasionalisasi saat ini masih dalam tahap kajian dan akan diterapkan mulai 2017.

Deputi SDM Aparatur KemenPAN-RB Setiawan Wangsaatmaja menambahkan, rasionalisasi PNS akan dimulai 2017 hingga 2019. Targetnya, satu juta PNS dipensiunkan lebih dini, alias dirumahkan. Ditambah ada 500 ribu PNS yang masuk masa pensiun pada 2017-2019. Total, ditargetkan ada pengurangan 1,5 juta PNS. 

Sumber http://kilastimor.com/