Jumat, 31 Oktober 2014

Ini beda Kartu Keluarga Produktif dengan BPJS

http://images.detik.com/content/2014/10/31/10/khofifahcnn.jpg
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa
Jakarta - Pemerintah mengeluarkan program Kartu Keluarga Produktif yang terdiri dari Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Keluarga Sejahtera dan Kartu Simpanan Keluarga Sejahtera. Lalu apa bedanya dengan kartu dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)?

"BPJS penyelenggaranya, Jaminan Kesehatan Nasional sistemnya, diberikan melalui kartu ini. Jadi ini satu kesatuan," kata Menteri Sosial Khofifah di Jakarta, Jumat (31/10/2014).

Menurut Khofifah, ada dua iuran premi yang dibayar yaitu yang dibayar perseorangan dan yang dibayar oleh pemerintah. Kartu Keluarga Produktif tersebut berasal dari iuran yang dibayar oleh pemerintah.

"Bantuan iurannya Rp 19.200, jadi tetap. Yang dibayar pemerintah itu Penerima Bantuan Iuran (PBI) makanya nama kartunya KIP dan lainnya. Jadi bukan saling bertentangan, nggak ada perbedaan," kata Khofifah.

Program ini akan diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo di 5 titik di Jakarta. Sasaran kartu ini adalah para Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang tak memiliki KK atau KTP.

"Dalam sistem proses ini, Ibu Menko (Puan Maharani) menyampaikan, jangan sampai penerimanya tidak tahu di mana mencairkannya. Jadi sudah sosialisasi ini melalui PT Pos Indonesia, dikirim jadi satu paket, KKS, KIP dan KIS," ujar Khofifah.

Inilah variabel keluarga sejahtera dan keluarga pra sejahtera