Minggu, 27 April 2014

Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) adakan Rakernas di Bondowoso

http://3.bp.blogspot.com/-XgF1inDwlAs/U1vvAtk4dpI/AAAAAAAADUk/6ajPrAa7jJQ/s1600/Parade+Nusantara+Rakernas.JPG
Pong Harjatmo dan Sudir Santoso dalam acara Rakernas PPDI
BONDOWOSO, InfoBondowoso.NET - Ketua Parade Nusantara Sudir Santoso bersama aktor film tahun 1980-an Pong Harjatmo kembali datang ke Bondowoso, Jum'at siang kemarin (25/4). Keduanya menghadiri acara Rakernas PPDI (Persatuan Perangkat Desa Indonesia) di GOR Pelita Bondowoso Sabtu (26/4).

Selain itu, Parade Nusantara juga mengadakan pergelaran seni tradisional dan kontes motor nasional yang dipusatkan di Alun-Alun Ki Bagus Asra Bondowoso Minggu besok.

Ketua Parade Nusantara, Sudir Santoso mengatakan, sebagai institusi yang mengendalikan para perangkat desa se Indonesia, dia berharap ada kementerian yang khusus mengurusi pedesaan. ”Kalau ada menteri pedesaan, maka desa-desa se Indonesia akan semakin berdaya dan maju,” ujarnya.

Namun sejak zaman Presiden Suharto hingga Presiden SBY, kata Sudir Santoso, belum ada menteri yang khusus menangani desa. Karenanya, dia ingin ada menteri pedesaan pada kabinet yang akan dibentuk oleh presiden yang baru nanti.

Sementara Pong Harjatmo, artis era 80-an, lebih fokus membicarakan masalah pembuatan film Gerbong Maut di Bondowoso. Dia akan mengikutsertakan film Gerbong Maut ke festival film internasional. ”Saya yakin film ini akan berhasil. Dan, mampu berbicara di dunia internasional,” ujarnya.

Apalagi, kata dia, film Gerbong Maut menceritakan sejarah 46 pahlawan asal Bondowoso yang berjuang demi kemerdekaan Bangsa Indonesia sangat heroik. ”Ke 46 pejuang itu gugur saat dibawa pasukan Belanda, dari Bondowoso menuju ke Surabaya, dengan naik kereta barang,” katanya.