Jumat, 25 April 2014

Berhasil Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, 10 Daerah Diganjar Samkarya Parasamya

http://setkab.go.id/media/article/images/2014/04/25/s/b/sby_hari_otda_rahmat_1-1.jpg
Presiden SBY
Sebanyak 10 (sepuluh) daerah, yang terdiri atas 3 (tiga) Pemerintah Provinsi dan 7 (tujuh) Pemerintah Kabupaten/Kota dinilah telah berhasil peningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya, dan telah berkinerja baik dalam 3 (tiga) tahun terakhir secara berturut-turut. Atas keberhasilan itu, pemerintah memberikan penghargaan Samkarya Parasamya Purnakarya Nugraha, yang dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 62 Tahun 2014 dan Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2014
Kesepuluh daerah itu adalah:
  
1. Provinsi Jawa Tengah
2. Provinsi Sulawesi Selatan
3. Kebupaten Jombang; 
4. Kabupaten Pacitan; 
5. Kota Yogyakarta; 
6. Kota Cimahi; 
7. Provinsi Jawa Timur; 
8. Kabupaten Sleman; 
9. Kota Depok; dan 
10.Kota Tangerang.

Pemberian penghargaan untuk tingkat Kabupaten/Kota disererahkan secara langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam Peringatan Otonomi Daerah ke-18 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/4).

Presiden SBY dalam sambutannya berpesan kepada para penerima pengharagaan untuk tetap mempertahankan prestasinya dan terus menjadi teladan.
Sementara Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi mengatakan, penghargaan merupakan penghormatan dan apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil mewujudkan tujuan otonomi daerah yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menciptakan ketertiban umum, dan meningkatkan mutu pelayanan publik.

"Kewenangan daerah makin besar dengan dibarengi acuan pelaksanaan norma standar prosedur dan Kriteria (NSPK) Urusan Pemerintahan. Kewenangan yang besar itu dibarengi dengan dana yang dialokasikan kepada kepada daerah dari tahun ke tahun,” ujarnya.

Menurut Mendagri, penghargaan inimerupakan yang pertama kalinya sejak diberlakukan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 dan UU No 32 Tahun 2004. Penghargaan serupa pernah menjadi tradisi pada era Presiden Soeharto, namun sejak 1997 vakum setelah Repelita dihapusdiganti dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

Penganugerahan penghargaan ini bertepatan dengan peringatan Hari Otonomi Daerak ke-18, 25 April 2014, dengan tema "Dengan Otonomi daerah Kita Sukseskan Pemilihan Umum 2014 Dalam Upaya Memperkuat tata Kelola Pemerintahan daerah".
(Humas Setkab/ES)