Sabtu, 08 Maret 2014

Wujud Nyata Kepdulian Bupati MKP Selesaikan Permasalahan

Pembangunan di Kabupaten Mojokerto terus menggeliat. Peningkatan infrastruktur jalan sampai pelosok desa menjadi prioritas utama. Akan tetapi tidak mengesampingkan pembangunan di bidang lainnya. Peningkatan dan penguatan perekonomian rakyat juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Gebrakan Bupati Mojokerto, Mustofa Kamal Pasa menjadikan Kabupaten Mojokerto semakin maju dan berkembang nantinya akan menarik investor masuk untuk mengembangkan usahanya.
http://mojokertokab.go.id/files/berita/ba68958fca.jpg
Bupati MKP
Untuk hasil yang maksimal, bupati tidak segan turun langsung ke lokasi melihat juga memantau proses pengerjaannya. Tidak hanya itu, koordinasi serta evaluasi dengan SKPD terkait terus dilakukannya bahkan turun langsung jika terjadi permasalahan.
                Seperti halnya beberapa waktu lalu, MKP (sapaan akrab Bupati Mojokerto) melakukan kunjungan mendadak ke SD Brangkal  terkait indikasi adanya penyunatan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM). Meski mendapatkan penjelasan dari Kasek SD Brangkal, Istiadji, bupati tidak lantas puas dengan penjelasan tersebut. “Sudah ada peraturan yang mengatur penyaluran BSM, apapun alasannya, pemotongan itu tidak seharusnya dilakukan,” ujar MKP.
                MKP menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan, Suharsono untuk melalukan sosialisai penyaluran BSM ke sekolah-sekolah. Agar kasus serupa tidak terjadi lagi di sekolah lain di Kabupaten Mojokerto.
                Masih di bidang pendidikan, MKP juga turun langsung untuk menyelesaikan permasalahan di SMAN 1 Pacet terkait unjuk rasa guru yang digelar di halaman Diknas, Jum’at 28 Pebruari 2014. Dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut, bupati mengantongi keluhan baik dari siswa juga tentang kondisi sekolah baik bangunan juga fisilitasnya. Tidak hanya itu, mereka juga mengeluhkan pola kepemimpinan Kasek Masyhudi yang arogan.   
                Menyikapi permasalahan tersebut, untuk kondisi bangunan sekolah dan pembenahan fasilitas sekolah, bupati menginstruksikan ke dinas terkait untuk merencanakan pada PAPBD tahun 2014. “Saya tidak mengerti bagaimana managemen di sekolah ini, kenapa sekolah negeri kondisinya memprihatinkan kaya gini. Segera perbaiki kondisi sekolah ini,” ujar MKP dengan tegas.
                Tindak lanjut bupati turun langsung menyelesaikan permasalahan di dunia pendidikan, menunjukkan kepeduliannya atas kualitas pendidikan di Kabupaten Mojokerto.  “Semoga dengan langkah saya turun langsung melihat kondisi sekolah akan membuat pendidikan di Kabupaten Mojokerto semakin berkualitas serta lebih baik,” harap orang nomor satu di Kabupaten Mojokerto.(Bagian PDE + Bagian Humas Protokol)