Senin, 10 Maret 2014

Nonton Wayang Dengan Menikmati Sajian Ikan Sehat

http://mojokertokab.go.id/files/berita/d56611b5e3.jpg
Bupati MKP Sambang Desa
Kesederhanaan namun kaya manfaat, tema tersebut yang ingin dimunculkan dalam kegiatan Sambang Desa Bupati Mojokerto H Mustofa Kamal Pasa, SE (MKP). Dan Desa Batankrajan Kecamatan Gedeg  menjadi desa pembuka pelaksanaan sambang desa di awal tahun 2014.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, yang dilaksanakan siang hari dan banyak disajikan hidangan puluhan  nasi tumpeng. Kali ini sambang desa dilaksanakan malam hari dengan hidangan ikan goreng dan sayur lodeh menggantikan hidangan nasi tumpeng. Kepala desa Batan Krajan Harjono mengatakan sajian ikan tersebut merupakan kiriman dari Bupati untuk warga. “Pak Bupati, terima kasih atas kiriman ikan segarnya, ikan-ikan tersebut kami bagikan tiap RT lalu ibu-ibu PKK bersama-sama memasaknya untuk dimakan bersama pada acara ini,” katanya.
Ikan merupakan lauk yang kaya akan gizi dan sangat bermanfaat untuk kecerdasan. “Saya ingin Masyarakat Mojokerto semakin pintar dengan membiasakan diri menggunakan berbagai olahan berbahan dasar ikan dalam setiap menu harian. Utamanya untuk anak-anak, ibu-ibu harus pintar menyajikan hidangan ikan yang menarik bagi putra-putrinya,” saran MKP.
Selain membudayakan makan ikan, bupati juga berupaya melestarikan budaya wayang kulit. “Wayang kulit merupakan budaya adi luhur bangsa kita, jangan sampai anak cucu kita mengenal wayang kulit setelah pergi ke luar negeri. Karena itu setelah acara, mari menyaksikan pagelaran wayang yang di dalangi oleh ki Sumarto yang merupakan salah satu dalang terbaik yang dimiliki Kabupaten Mojokerto,” katanya. Bupati juga menjelaskan alasan dilaksanakan sambang desa malam hari dikarenakan pada siang hari banyak warga desa yang bekerja, sehingga serap aspirasi kurang maksimal. Diharapkan dengan pelaksanaan malam hari, warga yang hadir lebih banyak sehingga serap aspirasi lebih maksimal.
Di Desa Batankrajan, Bupati menyerahkan bantuan Rp521 juta, Senin 03 Maret 2014. Bantuan tersebut berupa bantuan keuangan infrastruktur desa Rp400 Juta, bedah rumah untuk 6 unit rumah @Rp 6 juta, pembangunan lumbung pangan serta pelayanan KB gratis.
Kepala desa mengatakan warga dan konsultan bangunan telah membuat perencanaan penggunaan dana bantuan infrastruktur untuk perbaikan jembatan, jalan, serta plengsengan yang berada dalam satu lokasi sepanjang 430m. Namun, dana tersebut belum mencukupi untuk perbaikan jalan lingkungan di dusun Temu giring yang rusak sepanjang 210 m, juga jalan antara SDN 1 dan SDN 2 Batankrajan. Selain itu, desa juga meminta bantuan lampu penerangan jalan umum lengkap beserta tiangnya.
Menanggapi usulan warga, bupati mengatakan akan membuat rencana menambahan anggaran pada Perubahan Anggaran Kegiatan (PAK) tahun ini untuk menambah kekurangan anggaran pembangunan di desa Batankrajan. “Terima kasih atas usulan yang disampaikan, bagaimana saya bisa tahu kebutuhan pembangunan di masing-masing desa bila tanpa aspirasi dari masyarakat, dan ini salah satu tujuan dilaksanakan sambang desa selain untuk silahturahmi dan mendekatkan diri dengan masyarakat di tingkat paling bawah,” ujar bupati.
Pada Sambang desa di Desa Batankrajan, bupati di dampingi Ketua TP PKK dr Ikfina Mustofa Kamal Pasa, serta kepala SKPD.
Keesokan harinya Bupati dan rombongan kepala SKPD melanjutkan acara sambang desa di desa Kembangbelor Kecamatan Pacet, Selasa 04 Maret 2014. Di desa ini, bupati mengelontor bantuan Rp531 juta. Bantuan tersebut berupa bantuan keuangan infrastruktur, bantuan bedah rumah bagi 6 unit rumah warga, peningkatan jalan lingkungan dusun kembang, serta pelayanan KB baru gratis dan BKB kit. Di desa ini, bupati menghimbau agar setiap usulan pembangunan dapat segera dilaporkan melalui pembahasan musrenbang. Dia juga berjanji akan melebarkan jalan Pandan sampai dengan Cembor menjadi 6 m.
Sebelum menuju lokasi sambang desa, bupati salat maghrib di pondok pesantren Amanatul Ummah dan menandatangani prasasti peresmian MTs/MA Amanatul Ummah sebanyak 9 lokal. Bupati berharap penambahan jumlah kelas ini dapat meningkatkan kesempatan setiap generasi untuk menimba ilmu pengetahuan. Tak cukup itu, bupati juga berharap agar kedepan, yayasan pendidikan yang diasuh oleh Kyai Asep ini menyediakan tingkatan pendidikan lebih tinggi lagi hingga universitas.(Bagian PDE + Bagian Humas Protokol)