Kamis, 16 Januari 2014

Rasa Aman Bagi Masyarakat: Maka sebaiknya pemerintah laksanakan program satu desa satu polisi

Padang, 15/1 (Antara) - Anggota Komisi III DPR Tasllim Chaniago meminta pemerintah melaksanakan program satu polisi satu desa di seluruh Indonesia sebagai upaya keamanan bagi masyarakat.
"Segera menerapkan program satu polisi untuk satu desa karena banyak manfaatnya," katanya ketika dihubungi dari Padang, Rabu.

Menurut dia, program tersebut akan memberikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

 "Adanya satu polisi akan memberikan kepastian kenyamanan dan keamanan kepada rakyat di perdesaan. Kalau ada keresahan warga tentu direspon cepat oleh Polri," ujarnya.

Polri harus lebih banyak berada ditengah masyarakat. Polisi harus bisa jadi pelayan masyarakat dan bukan untuk dilayani.

"Harapan masyarakat terhadap Polri semakin besar. Untuk itu pelayanan Polri harus lebih maksimal," katanya.

Dia mengatakan, personil polisi yang bertugas di masing-masing desa dapat menjadi mitra dan pengayom bagi masyarakat, dalam setiap penyelesaian masalah.

"Polisi harus dapat bertindak sebagai fasilitator dan mitra yang baik," katanya.

Menurut dia, anggaran Polri selama satu tahun sebesar Rp45 triliun mungkin kurang untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada 200 juta penduduk di negara yang luas.

"Tapi anggaran jangan dijadikan alasan, karena menjadi anggota Polri adalah pilihan sebagai profesi mulia di masyarakat," ungkap dia.

Fungsi keberadaan polisi di desa adalah untuk mendekatkan dengan masyarakat melalui kegiatan kemasyarakatan dan menampung aspirasi masyarakat.

Personil polisi yang bertugas di desa agar memahami dan mengenali potensi gangguan yang ada di tempat tugasnya karena polisi desa merupakan garda utama untuk melaksanakan keamanan dan ketertiban di tengah-tengah masyarakat.

"Selanjutnya melakukan pemetaan terhadap gejala gangguan dan konflik, menjalin kerja sama yang baik dengan seluruh komponen masyarakat dan pendekatan untuk mengurangi penyakit masyarakat seperti, judi, togel, dan mabuk," kata Taslim Chaniago.
Sumber :www.antaranews.com